Fakta Penemuan Bayi di Musala Desa SP-9, Polres Muratara Ungkap Hasil Hubungan Ayah dan Anak Kandung
MURATARA, iNewsPalembang.id - Bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan warga di musala di Desa SP-9, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), ternyata hasil hubungan pria berinisial S dengan anak kandungnya sendiri, DM.
Menurut KBO Satres PPA & PPO Polres Muratara, Ipda Henry Martadinata, bahwa perempuan inisial DM ini melahirkan bayi laki-laki itu di Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau pada Senin (28/9/2026) kemarin.
"Sebelum melahirkan, DM sempat mendatangi seorang bidan. Namun, karena butuh penanganan lebih lanjut, DM dirujuk ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau. Setelah melahirkan DM pulang bersama bayinya ke Kecamatan Nibung, Muratara,” ujar dia, Jumat (2/10/2026).
Sesampai di Nibung, kata Henry, DM bersama ayahnya, S, lalu membawa bayi itu ke sebuah musala di Desa SP-9, lalu meletakkan bayi tersebut pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Tindakan itu dilakukan DM atas perintah S.
"Polisi mengamankan barang bukti berupa tiga kotak susu bayi, satu kotak kasa cuplik berukuran 16 x 16, satu tas plastik berisi perlengkapan bayi, satu helai baju bayi berwarna hijau bermotif boneka beruang, serta satu helai baju bayi bermotif garis biru putih.
"Hasil pemeriksaan sementara, polisi mengungkap dugaan persetubuhan antara S dan DM telah terjadi lebih dari tiga kali sejak 2025," kata dia.
Henry mengungkapkan, bahwa pekerjaan S ini sopir travel dan audah beberapa kali menginap di kontrakan anaknya DM. Dari pemeriksaan awal, polisi menduga perbuatan itu dilakukan karena dorongan nafsu.
“S memang beberapa kali menginap di kontrakan anaknya. Perbuatan itu dilakukan S karena nafsu saat dia menginap di kontrakan tersebut,” ungkap dia.
Polisi juga menemukan ada dugaan unsur paksaan pada awal kejadian. Dalam perkembangannya, perbuatan itu disebut berlanjut dengan adanya bujuk rayu. Penyidik masih mendalami kasus dugaan persetubuhan ini, termasuk rangkaian kejadian dan kondisi yang melatarbelakanginya.
"S ini diketahui memiliki istri. Terkait kejadian ini, istrinya baru mengetahui dugaan perbuatan itu setelah S dan DM diamankan Unit Reskrim Polsek Nibung bersama penyidik Satres PPA & PPO Polres Muratara. Bahkan istrinya sempat pingsan saat mengetahui kejadian itu,” jelas Henry.
Untuk bayi laki-laki hasil dari hubungan antara ayah dan anak kandung ini masih mendapat penanganan dari Dinas Sosial Muratara.
"Hasil pemeriksaan kesehatan, kondisi bayi dinyatakan normal dan tidak ditemukan adanya kelainan," tandas dia.
Editor: Sidratul Muntaha