Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Respons Jokowi Soal Isu Ijazahnya dan Gibran: Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap
Advertisement . Scroll to see content

Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Sentul, Presiden Jokowi Sebut Hal Ini Efek dari Pencabutan PPKM

Minggu, 08 Januari 2023 | 12:35 WIB
  • author Sidra
Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Sentul, Presiden Jokowi Sebut Hal Ini Efek dari Pencabutan PPKM
Presiden Jokowi saat berdialog dengan pedagang di Pasar Sentul, Kota Yogyakarta, Provinsi DIY, Minggu (08/01/2023) pagi. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

YOGYAKARTA, iNewspalembang.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, aktivitas perdagangan diharapkan bisa kembali semarak setelah pemerintah mencabut kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masayarakat (PPKM).

“Kita harapkan begitu, kan baru aja kan (pencabutan kebijakan PPKM), baru seminggu dua minggu, saya kira efeknya akan kelihatan nanti di bulan Februari,” ujar dia, disela-sela mengecek harga komoditas di Pasar Sentul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (08/01/2023).

Saat mengecek langsung harga komoditas di pasar, Presiden Jokowi mengatakan, harga kebutuhan pokok di Pasar Sentul masih cenderung stabil.

“Mungkin beras yang mungkin memang naik, tetapi saya (akan) melihat nanti di bulan Februari karena kita mulai panen (beras),” kata dia.

Apalagi, sebelum Presiden Jokowi menyusuri pasar, terlebih dahulu sudah berbincang dengan sejumlah pedagang untuk menanyakan harga kebutuhan pokok.

Menurut Oka, pedagang sembako, harga beras saat ini mengalami kenaikan walaupun hanya naik Rp200 hingga Rp500.

Mendengar penjelasan dari pedagang bahwa harga beras masih naik, Jokowi berharap stabilitas harga bahan pokok dapat terjadi di pasar-pasar lain di Tanah Air.

“Kita berharap stabilitas seperti ini tidak hanya terjadi di Yogya saja, tetapi juga di pasar-pasar di provinsi yang lain,” tandas dia.

 

Editor: Sidratul Muntaha

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut