Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aktivitas Vulkanik Anak Krakatau Turun, Masyarakat Diimbau Tak Terpengaruh Informasi Hoaks
Advertisement . Scroll to see content

Yusril Angkat Bicara Soal Undangan Bertajuk Audiensi Persiapan Skenario Pemberhentian Wapres Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:35 WIB
  • author Nu Khabibi
Yusril Angkat Bicara Soal Undangan Bertajuk Audiensi Persiapan Skenario Pemberhentian Wapres Gibran
Beredar undangan berbentuk flyer 'Audiensi Persiapan Skenario Pemberhentian Wapres Gibran' yang ternyata hoaks (iNewsPalembang.id/Foto: Instagram/@yusrilihzamhd)

JAKARTA, iNewsPalembang.id - Beredarnya flyer yang berisi undangan untuk media atau youtuber dengan narasi konferensi pers Kementerian Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas), bikin Yusril Ihza Mahendra angkat bicara.

Pasalnya, flyer undangan dengan ajakan  'Audiensi Persiapan Skenario Pemberhentian Wapres Gibran' itu, mencatut nama Menko Kumham Imipas.

Dalam undangan itu disebut jadwal konferensi pers akan digelar pukul 13.00 WIB di Kantor Kemenko Kumham Imipas pada Selasa (27/10/2026). 

Yusril menegaskan, bahwa flyer undangan yang dimaksud itu merupakan berita bohong alias hoaks.

"Beredar flyer undangan konferensi pers mengatasnamakan Kemenko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan narasi agenda audiensi pemberhentian Wakil Presiden," ujar Yusril lewat akun instagram @yusrilihzamhd.

"Kami tegaskan bahwa informasi dan flyer tersebut adalah HOAKS/PALSU," tegas dia. 

Pihaknya, ungkap Yusril, tidak pernah mengadakan agenda tersebut. Tak lupa, Yusril mengimbau, agar masyarakat tidak percaya, tidak membagikan ulang dan senantiasa menyaring informasi sebelum disebarkan.

"Laporkan dan abaikan setiap konten palsu yang berpotensi menyesatkan publik," tandas dia.

Editor: Sidratul Muntaha

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut