Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Tetapkan 113 Tersangka Kasus Dugaan Pidana Karhutla, Sumsel Ada 20 Orang dan Riau Terbanyak
Advertisement . Scroll to see content

Respons Mabes TNI Terkait Video Viral Prajurit Adang Aksi Demo Mahasiswa ke Bundaran HI

Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:39 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Respons Mabes TNI Terkait Video Viral Prajurit Adang Aksi Demo Mahasiswa ke Bundaran HI
Kapuspen Mabes TNI, Brigjen TNI Muhamad Nas, saat memberi pernyataan kepada awak media terkait pengerahan prajurit pada demo mahasiswa di Bundaran HI, Jakarta Pusat. (iNewsPalembang.id/foto: Danandaya Arya Putra)

JAKARTA, iNewsPalembang.id - Munculnya video viral di media sosial (medsos) prajurit TNI yang ikut terlibat pengamanan aksi mahasiswa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026), langsung direspons Mabes TNI.

Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Brigjen TNI Muhamad Nas, bahwa pengerahan prajurit tersebut dilakukan atas dasar permintaan bantuan dari Polri.

Pengamanan aksi unjuk rasa, sambung dia, tetap menjadi tanggung jawab Polri sebagai institusi yang berwenang menangani kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.

"Penanganan demo adalah tanggung jawab kepolisian," ujar dia, Sabtu (13/6/2026).

Nas mengungkapkan, keterlibatan personel TNI dalam pengamanan aksi mahasiswa itu hanya bersifat membantu aparat kepolisian yang bertugas di lapangan.

Karena, sambung dia, posisi utama pengamanan tetap berada di tangan personel Polri. Sementara prajurit TNI hadir untuk memberikan dukungan sesuai permintaan yang diajukan kepolisian.

"Pengerahan TNI atas dasar permintaan untuk membantu. Artinya tetap polisi di depan," ungkap dia.

Untuk diketahui, respons yang diutarakan Mabes TNI tersebut untuk menjawab berbagai pertanyaan publik terkait kehadiran prajurit TNI saat berlangsungnya aksi demonstrasi mahasiswa di pusat ibu kota.

Sebelumnya, massa yang terdiri dari berbagai elemen mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026).

Pada saat aksi berjalan, sejumlah demonstran menyoroti keberadaan personel TNI yang berada di jalur pergerakan massa. Peristiwa itu direkam peserta aksi yang memperlihatkan momen penghalangan tersebut dan menjadi viral.

 

 

 

 

 

 

 

JAKARTA, iNewsPalembang.id - Munculnya video viral di media sosial (medsos) prajurit TNI yang ikut terlibat pengamanan aksi mahasiswa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026), langsung direspons Mabes TNI.

 

Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Brigjen TNI Muhamad Nas, bahwa pengerahan prajurit tersebut dilakukan atas dasar permintaan bantuan dari Polri.

 

Pengamanan aksi unjuk rasa, sambung dia, tetap menjadi tanggung jawab Polri sebagai institusi yang berwenang menangani kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.

 

"Penanganan demo adalah tanggung jawab kepolisian," ujar dia, Sabtu (13/6/2026).

 

Nas mengungkapkan, keterlibatan personel TNI dalam pengamanan aksi mahasiswa itu hanya bersifat membantu aparat kepolisian yang bertugas di lapangan.

 

Karena, sambung dia, posisi utama pengamanan tetap berada di tangan personel Polri. Sementara prajurit TNI hadir untuk memberikan dukungan sesuai permintaan yang diajukan kepolisian.

 

"Pengerahan TNI atas dasar permintaan untuk membantu. Artinya tetap polisi di depan," ungkap dia.

 

Untuk diketahui, respons yang diutarakan Mabes TNI tersebut untuk menjawab berbagai pertanyaan publik terkait kehadiran prajurit TNI saat berlangsungnya aksi demonstrasi mahasiswa di pusat ibu kota.

 

Sebelumnya, massa yang terdiri dari berbagai elemen mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026).

 

Pada saat aksi berjalan, sejumlah demonstran menyoroti keberadaan personel TNI yang berada di jalur pergerakan massa. Peristiwa itu direkam peserta aksi yang memperlihatkan momen penghalangan tersebut dan menjadi viral.

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Sidratul Muntaha

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut