get app
inews
Aa Text
Read Next : Lancarkan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Jalan Tol Palembang-Betung Dibuka secara Fungsional

Harga BBM bersubsidi Dipastikan Tak Naik hingga Lebaran 2026, walau Terjadi Konflik di Timur Tengah

Rabu, 04 Maret 2026 | 20:34 WIB
header img
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia .(iNewspalembang.id/foto:ist)

JAKARTA, iNewspalembang.id - Harga Bahan Bakar Mintak (BBM) bersubsidi dipastikan tidak akan naik hingga Hari Raya Idulfitri 1447 H mendatang.

Jaminan kepastian yang disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia itu, di tengah konflik Timur Tengah yang mengerek harga minyak dunia.

"Harga minyak dunia dalam asumsi APBN sebesar 70 dolar AS per barel. Sementara harga minyak dunia sudah melonjak ke level 80-81 dolar AS per barel atau melampaui target," ujar dia di Istana Negara Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Selisih harga tersebut, kata Bahlil, akan ditanggung oleh APBN agar harga jual di pasar untuk produk BBM bersubsidi tidak berubah.

"Untuk harga BBM subsidi, saya pastikan bahwa sampai dengan hari raya tidak ada kenaikan apa-apa. Kami sudah melakukan rapat dengan Dewan Energi Nasional (DEN), dan kami sudah mengantisipasi bahwa stok BBM kita untuk menjelang Lebaran," kata dia.

Meski begitu, ungkap Bahlil, harga BBM nonsubsidi akan mengikuti fluktuasi harga minyak dunia. Naik atau turunnya harga minyak mentah dunia akan menentukan harga BBM nonsubsidi di pasar.

"Sekali pun ada terjadi kenaikan harga minyak akibat perang Israel, Amerika, dan Iran, tetapi kalau untuk harga BBM yang nonsubsidi itu memang mekanisme pasar," ungkap dia.

Terhadap ketersediaan stok BBM maupun LPG, jelas Bahlil, walau dengan permintaan yang cenderung meningkat saat periode Lebaran 2026 dipastikan optimal. Bahkan, ketersediaan stok energi di dalam negeri diperkirakan mampu sampai 21 hari ke depan. 

Hanya saja, sambung dia, dampak konflik yang terjadi antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran ini diakui berdampak pada harga dan pasokan yang terhambat.

"Memang sejak dahulu, sudah sejak lama, bahwa kemampuan storage kita, daya tampung BBM kita, ini tidak lebih dari 21 hari sampai 25 hari. Itu kemampuan kita," tandas dia.

Editor : Sidratul Muntaha

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut