Posko Mudik PDIP Sumsel Sediakan Tempat Istirahat hingga Fasilitas Mandi Gratis
PALEMBANG, iNewspalembang.id - Sebanyak 17 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) di Sumsel diinstruksikan untuk membuka Posko Gotong Royong Mudik Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurut Ketua DPD PDP Sumsel, Devi Suhartoni, bahwa instruksi ini merupakan bagian dari komitmen PDIP untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum arus mudik Lebaran yang setiap tahun melibatkan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar.
"Posko Gotong Royong Mudik Lebaran yang dibuka struktur partai di daerah, diharap bisa menjadi tempat singgah bagi para pemudik untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman," ujar dia, Senin (16/3/2026).
"Posko itu juga diharapkan menyediakan fasilitas sederhana seperti tempat istirahat, air minum, serta fasilitas kamar mandi yang dapat dimanfaatkan oleh para pemudik,' imbuh dia.
Kegiatan ini, kata Devi, merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi nilai dasar perjuangan PDI Perjuangan.
“Bagi PDI Perjuangan, politik tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas elektoral, tetapi juga sebagai jalan pengabdian kepada rakyat. Karena itu kader partai harus selalu hadir dan bermanfaat bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” kata Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) itu.
DPD PDIP Sumsel, ungkap Devi, pun mendorong agar seluruh kader partai di tingkat daerah dapat bergotong royong, dalam mengelola posko tersebut secara bergiliran selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
"Dengan adanya Posko Gotong Royong Mudik Lebaran di berbagai wilayah di Sumatera Selatan, diharapkan para pemudik yang melintasi daerah-daerah tersebut dapat merasakan kehadiran dan kepedulian kader PDI Perjuangan," ungkap dia.
Tak lupa, DPD PDIP Sumsel menyampaikan doa agar seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat sampai di kampung halaman dengan aman, lancar, dan selamat, serta dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta.
Editor : Sidratul Muntaha