Antisipasi Karhutla di Sumatera Selatan, Kemenhut Gelar Operasi Modifikasi Cuaca
PALEMBANG, iNewsPalembang.id - Kementerian Kehutanan menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Sumatera Selatan, untuk memperkuat langkah antisipatif terhadap peningkatan potensi kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau tahun ini, Selasa 21 Juli 2026.
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan, Thomas Nifinluri mengungkapkan, pelaksanaan OMC di Provinsi Sumatera Selatan didasarkan pada kondisi iklim yang memerlukan peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi karhutla.
Fenomena El Nino mengakibatkan percepatan terjadinya kekeringan meteorologis di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Sumatera Selatan, sehingga meningkatkan risiko terjadinya karhutla selama musim kemarau.
“Perubahan paradigma pengendalian karhutla yang kini berfokus pada pencegahan, salah satunya melalui intervensi modifikasi cuaca dengan memanfaatkan awan potensial untuk menginduksi hujan. Upaya ini bertujuan membasahi lahan agar bahan bakaran di lapangan tidak mudah terbakar, menjaga Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) gambut tetap di atas ambang kritis serta mengisi waduk, kanal, embung, dan kolam retensi sebagai cadangan air bagi operasi pemadaman darat,” kata Thomas.
Dia menjelaskan, bahwa sebelumnya Kemenhut telah melaksanakan OMC bekerjasama dengan BMKG di Provinsi Riau pada bulan April. Saat itu OMC mampu meningkatkan curah hujan sebanyak 26,42% dibanding data historisnya serta tidak terdeteksinya titik panas/ hotspot.
Editor : Suriya Mohamad Said