get app
inews
Aa Text
Read Next : Palembang Siap Meriah! PLN Mobile Color Run 2025 Ajak Hidup Sehat dan Ramah Lingkungan

Gubernur Sumsel Sebut Kualitas Udara Palembang Lebih Baik, Ratu Dewa: CFD Tak Sekadar Tutup Jalan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:27 WIB
header img
Gubernur Sumsel, Herman Deru dan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa dan rombongan saat melaunching CFD di kawasan Jembatan Ampera, Minggu (14/6/2026). (iNewsPalembang.id/foto: ist)

PALEMBANG, iNewsPalembang.id – Gubernur Sumsel, Herman Deru menyebut, tidak mudah menghadirkan sebuah program yang menyangkut kepentingan publik secara luas. 

Karena, berbagai aspek mulai dari manfaat, dampak, keamanan, hingga kenyamanan masyarakat terus dievaluasi sebelum akhirnya diluncurkan secara resmi.

Hal tersebut diutarakan Herman Deru, didampingi Wali Kota Palembang, Herman Deru, saat melaunching Car Free Day (CFD) di kawasan Jembatan Ampera, Minggu (14/6/2026). Peluncuran itu juga bagian dari rangkaian peringatan HU  ke-1343 Kota Palembang, sekaligus menghadirkan ruang publik baru yang sehat, aman, dan produktif bagi masyarakat.

"Tak mudah untuk melaunching kegiatan ini. Pak Wali Kota selalu meng-update kondisi di lapangan. Kami terus mencari kesesuaian, apa manfaatnya dan apa mudaratnya. Ternyata progresnya selalu menunjukkan hasil yang baik,” ujar dia.

Pelaksanaan CFD ini, kata Herman Deru, merupakan hasil dari berbagai tahapan uji coba dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Pemkot Palembang bersama unsur Forkopimda serta para pemangku kepentingan terkait.

Apalagi, sambung dia, manfaat utama CFD bukan hanya menghadirkan ruang untuk berolahraga dan berkumpul, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap fasilitas dan aset yang ada di Kota Palembang.

"Lebih penting lagi, tumbuhnya rasa memiliki. Bukan lagi disebut aset pemerintah, tetapi aset kita bersama. Ketika rasa memiliki itu tumbuh, masyarakat akan ikut menjaga fasilitas yang ada sehingga tingkat keamanan dan kenyamanan semakin baik,” kata dia.

Herman Deru pun menyoroti capaian Kota Palembang dalam menjaga kualitas lingkungan. Berdasarkan data pemantauan kualitas udara secara real time, Palembang saat ini memiliki kualitas udara yang jauh lebih baik dibandingkan sejumlah kota besar lainnya di Indonesia.

"Hari ini Kota Palembang memiliki Air Quality Index atau Indeks Standar Pencemaran Udara yang sangat baik. Angkanya berada di kisaran 44. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat dan kebijakan yang dijalankan mampu memberikan dampak positif terhadap lingkungan,” ungkap dia.

Keberhasilan tersebut, dinilai Herman Deru, menjadi bukti pembangunan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga memperhatikan kualitas hidup masyarakat.

“Tempat ini harus dimanfaatkan UMKM, IKM, dan anak-anak muda untuk berkreasi. Di sini akan terjadi transaksi yang sehat terhadap produk-produk masyarakat sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas dia.

Kota Palembang sebagai ibu kota Provinsi Sumsel, terang Herman Deru, punta peran strategis menggerakkan perekonomian daerah. Makanya, keberadaan CFD diharap mampu menjadi satu ruang yang mendukung aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat.

Sementara, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa menyampaikan, keberhasilan peluncuran CFD merupakan buah dari proses panjang yang telah melalui berbagai tahapan uji coba dan evaluasi.

Setiap masukan dan tantangan yang muncul selama masa uji coba, sambung dia, menjadi bahan penyempurnaan sehingga program tersebut dapat dilaksanakan dengan lebih baik.

“Momentum ini bukan perjalanan yang lahir dalam semalam. Berbagai uji coba, evaluasi, hingga tantangan teknis, lalu lintas, keamanan, dan kenyamanan masyarakat telah kita lalui bersama. Dari setiap uji coba lahir keyakinan bahwa Palembang siap,” kata dia.

Ratu Dewa menegaskan CFD bukan sekadar penutupan jalan bagi kendaraan bermotor, melainkan upaya membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat.

“Car Free Day bukan sekadar menutup jalan dari kendaraan. Ini bagian dari membuka ruang bagi manusia untuk kesehatan, kebersamaan, anak-anak bermain, pelaku UMKM berkembang, komunitas berkarya, dan membuka ruang bagi warga untuk kembali merasakan bahwa kota ini adalah milik kita bersama,” tegas dia.

Kehadiran CFD ini, urai Ratu Dewa, sejalan dengan tren kota-kota modern di dunia yang terus menghadirkan ruang publik yang sehat, humanis, dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat. Tentu, pihaknya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin mingguan, tetapi juga mampu membentuk budaya baru di tengah masyarakat.

“Ketika ribuan warga berjalan kaki, berolahraga, bersepeda, dan menikmati udara segar di kawasan kebanggaan kita, sesungguhnya yang sedang kita bangun bukan hanya sebuah kegiatan mingguan. Kita lagu membangun budaya hidup sehat, budaya peduli lingkungan, budaya kebersamaan, dan budaya mencintai kota sendiri,” tandas dia.
.

Editor : Sidratul Muntaha

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut