get app
inews
Aa Text
Read Next : Oditur Militer Sebut 2 Terdakwa Prajurit TNI Ikut Terkena Air Keras saat Menyiram Andrie Yunus

Begini Penjelasan Oditur Militer Usai Ditolak Andrie Yunus saat Membesuk di RSCM

Selasa, 12 Mei 2026 | 16:43 WIB
header img
Oditur Militer II-07 Jakarta saat berada area lobi RSCM untuk membesuk Aktivis KontraS, Andrie Yunus, Selasa (12/5/2026). (iNewspalembang.id/foto: ist)

JAKARTA, iNewspalembang.id - Kedatangan Oditur Militer II-07 Jakarta di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Selasa (12/5/2026), untuk membesuk ditolak Aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Andrie Yunus yang merupakan korban penyiraman air keras empat anggota TNI, menolak dibesuk siapa pun yang berasal dari institusi TNI.

Untuk diketahui, hari ini ada empat perwira menengah dari Oditur Militer II-07 Jakarta datang ke RSCM dengan pakaian dinas lapangan. Hanya saja, mereka cuma bertahan di area lobi tanpa memasuki ruang tempat Andrie menjalani perawatan.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Andrie Yunus dan dia konsisten sampai dengan saat ini menolak segala proses dalam peradilan militer dan menolak dibesuk oleh siapa pun yang berasal dari institusi TNI," ujar anggota Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD), Airlangga Julio kepada awak media, Selasa (12/5/2026).

Sementara terpisah, perwakilan Oditur Militer, Letkol Chk Muhammad Iswandi menyampaikan, kedatangan mereka membesuk Andrie tak terlepas dari rasa kemanusiaan. Oditurat Militer sendiri hendak menunjukkan rasa empati kepada Andrie yang menjadi korban penyiraman air keras.

"Dari sisi kemanusiaan kami sebagai manusia biasa ingin menyampaikan rasa empati dan simpati juga kepada saudara Andre Yunus terkait perbuatan para terdakwa," kata dia.

Hingga saat ini, jelas Iswandi, bahwa Andrie Yunus memang belum bisa dijenguk lantaran dalam proses pemulihan pascaoperasi.

"Para rekan media tahu bahwa saudara Andrie Yunus baru selesai operasi dan hari ini pascaoperasi masih dalam proses penyembuhan. Sehingga memang betul tidak bisa dikunjungi karena akan sangat berbahaya apabila saudara Andrie Yunus mendapat kunjungan," jelas dia.

Iswandi mengungkapkan, bahu kanan Andrie bahkan harus dalam posisi statis tanpa boleh bergerak. Oleh karena itu, pihaknya memahami bahwa Andrie tak bisa dijenguk.

"Sebelah kanan bahu itu tidak boleh bergerak, tadi informasi dari manajemen rumah sakit ini harus posisi statis. Kalau bergerak sedikit nanti operasinya akan gagal. Jadi kami, kami memahami situasi dari saudara Andre Yunus," tandas dia.

Editor : Sidratul Muntaha

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut