TNI Langsung Angkat Bicara Terkait Digusurnya Sekolah di Ende NTT hingga Viral di Medsos
JAKARTA, iNewsPalembang.id - Tentara Nasional Indonesia (TNI) angkat bicara, imbas sekolah di Kecamatan Detusoko, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT)viral di media sosial (medsos), karena disebut digusur demi pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas menyatakan, bahwa setelah dikonfirmasi kepada Komando Daerah Militer (Kodam) setempat, tidak ada penggusuran sekolah yang dilakukan prajurit TNI.
"Ada katanya dipotong beritanya, videonya, menggusur sekolah, yang bahaya caption-nya,'babinsa lebih mengutamakan KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) daripada sekolah. Langsung saya telepon Asintel Kodam di sana, saya nanya, Itu gimana cerita sebenarnya," ujar dia di Mabes TNI, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, ungkap Nas, sama sekali tidak menggantikan bangunan sekolah. Justru, Kopdes dibangun di belakang area sekolah.
"Ternyata rekan-rekan sekalian, bukan menggusur sekolah. Bukan KDKMP ditaruh untuk menggantikan sekolah, bukan. KDKMP dibangun di belakang sekolah," ungkap dia.
Proses pembangunan Kopdes, jelas Nas, terdapat kendala yakni keterbatasan akses masuk alat berat yang digunakan ketika melewati sekolah. Makanya, TNI berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pembongkaran agar alat berat tersebut bisa melintas.
"Akses jalannya kurang sehingga melewati sekolah. Nah, pas manuver alat berat, kena tiang sekolah yang pojok," jelas.
"Petugas Dandim dan Babinsa berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah daerah 'Pak Lurah, Kepala Desa. Boleh nggak ini kita geser sebentar, Pak, tiang ini?', 'Boleh, silakan'," imbuh dia.
Setelah adanya kesepakatan, tambah dia, sebagian bangunan sekolah dibongkar sementara. Setelah itu, pihaknya melakukan perbaikan bangunan sekolah yang terdampak tersebut.
"Jadi tiang itu digeser untuk manuver alat sebentar, setelah itu akan diperbaiki kembali," tandas dia.
Editor : Sidratul Muntaha