get app
inews
Aa Text
Read Next : Aksi Bully dan Penganiayaan siswi SMPN 2 Muara Rupit, Bupati Muratara Siapkan Hukuman Sosial

Ini Alasan DPRD Muba Sebut Penyelesaian Batas Wilayah dengan Kabupaten Muratara Harus Dituntaskan

Senin, 23 Februari 2026 | 20:47 WIB
header img
Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay, saat memimpin RDP bersama Pemkab Muba membahas percepatan penyelesaian permasalahan batas wilayah antara Kabupaten Muba dengan Muratara, di Ruang Rapat Ketua DPRD Muba, Senin (23/2/2026). (iNewspalembang.id/foto: ist)

SEKAYU, iNewspalembang.id – DPRD Musi Banyuasin (Muba) menyebut penyelesaian harmonisasi batas wilayah Kabupaten Muba dengan Musi Rawas Utara (Muratara) menjadi prioritas yang harus segera dituntaskan.

Pernyataan itu diutarakan Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay, saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemkab Muba membahas upaya percepatan penyelesaian permasalahan batas wilayah antara Kabupaten Muba dengan Kabupaten Muratara, di Ruang Rapat Ketua DPRD Muba, Senin (23/2/2026).

Karena, sambung dia, perubahan regulasi melalui Permendagri Nomor 76 Tahun 2014 yang merevisi Permendagri Nomor 50 Tahun 2014, dinilai mengakibatkan belasan ribu hektare wilayah Muba masuk ke wilayah Muratara.

“Kami ingin mengetahui sejauh mana upaya yang telah dilakukan Pemkab Muba untuk mengembalikan batas wilayah sesuai Permendagri Nomor 50 Tahun 2014. Perubahan aturan ini jelas merugikan Kabupaten Muba,” ujar dia.

Legislator asal Partai Golkar itu mengatakan, bahwa DPRD Muba telah menyurati berbagai pihak, termasuk Presiden RI, agar dilakukan peninjauan ulang terhadap tata batas wilayah tersebut.

Dia menilai, kepastian batas wilayah sangat penting sebagai dasar perencanaan pembangunan dan penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Muba.

“Jika persoalan tata batas ini selesai, maka penyusunan RTRW dapat dilakukan secara komprehensif. Ini penting untuk memberikan kepastian hukum dan ruang bagi investasi di Muba, sehingga para investor tidak ragu menanamkan modal,” kata dia.

Sementara, Asisten I Setda Muba, Ardiansyah mengungkapkan, bahwa Pemkab Muba terus berkomitmen mengawal proses penyelesaian yang saat ini masih berlangsung.

Saat ini, sambung Ardiansyah, Pemkab Muba masih menunggu informasi resmi dari Pemprov Sumsel terkait rencana kedatangan Tim dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) yang akan turun ke lapangan meninjau kembali titik koordinat batas wilayah.

“Nantinya, dari hasil peninjauan itu akan menjadi dasar penting dalam penentuan batas wilayah definitif antara Muba dan Muratara. Pemkab Muba, akan terus menyampaikan perkembangan terbaru kepada DPRD,” ungkap dia.

“Kami berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan secara adil dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tandas dia.

 

 

Editor : Sidratul Muntaha

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut