Polda Sumsel Dinilai Tak Serius Tangani Kasus Pengeroyokan 2 Jurnalis dan Mahasiswa di Depan Mapolda

SIdra
Koalisi Pers Sumsel menyampaikan 6 tuntutan utama terkait kasus pengeroyokan dan intimidasi dua jurnalis dan mahasiswa di depan Mapolda Sumsel, Senin (2/11/2026). (iNewsPalembang.id/tangkap layar)

PALEMBANG, iNewsPalembang.id - Polda Sumsel dituntut untuk lebih transparan mengungkap hasil pemeriksaan terhadap dua organisasi, saat insiden pengeroyokan dan intimidasi dua jurnalis dan mahasiswa di depan Mapolda Sumsel, pada Selasa (13/10/2026) lalu.

Tuntutan tersebut disampaikan Koalisi Pers Sumsel, karena hingga hari ini kasus tersebut belum juga selesai.

Koordinator Koalisi Pers Sumsel, Ardhy Fitriansyah menyatakan, terkait kasus pengeroyokan dan intimidasi terhadap Rachmat Hidayat (Tribum Sumsel) dan Mulyadi (Pal TV) yang belum juga tuntas ini, maka Koalisi Pers Sumsel menyampaikan 6 poin tuntutan utama. 

Pertama, Koalisi Pers Sumsel mengimbau dan meminta transparansi atas hasil pemeriksaan terhadap Irwasda Polda Sumsel. Kemudian, meminta transparansi hasil pemeriksaan terhadap dua organisasi yang berada di lokasi kejadian (TKP) saat peristiwa berlangsung.  

"Koalisi Pers Sumsel menilai, Polda Sumsel tidak serius atau terkesan 'ulur-ulur waktu' (meredcard) dalam menangani kasus pengeroyokan dua jurnalis dan mahasiswa di depan Polda Sumsel, mengingat hingga saat ini belum ada konferensi pers resmi terkait penangkapan para pelaku," tegas dia, didampingi Ketua AJI Palembang RM Resha A Usman, Pemred Sriwijaya Post - Tribun Sumsel Prawira Maulana dan Pemred PalTV Firman Hidayat, Senin (2/11/2026).

Tuntutan berikutnya, ungkap Ardhy, bahwa Koalisi Pers Sumsel mengkritik penanganan kasus pemukulan yang dialami salah satu korban oleh oknum kepolisian yang juga dinilai tidak serius, padahal pelaku merupakan anggota Polda Sumsel sendiri.  

Lalu, meminta Dewan Pers dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) untuk segera membentuk tim investigasi terkait kasus pemukulan dua jurnalis di Palembang.  

"Kami dari Koalisi Pers Sumsel menyatakan akan menggelar aksi massa lanjutan pada 11 November 2026 mendatang dengan mengerahkan jurnalis se-Sumsel," tandas dia.

Editor : Sidratul Muntaha

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network