Buah Kolaborasi, Kabupaten Muratara Dibangun Pabrik Pengelolaan Limbah Cair Kelapa Sawit BioCNG

Era Neizma Wedya
Bupati Muratara, ,Devi Suhartoni bersama Founder dan CEO KIS Group – Sustainability, KR Raghunath dan jajaran, saat ground breaking pembangunan pabrik BioCNG Komersial, Senin (5/10/2026). (iNewsPalembang.id/ist)

MURATARA, iNewsPalembang.id -Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) akhirnya dibangun pabrik komersial BioCNG, yang berada di area Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Agro Muara Rupit (AMR).

Ground breaking pembangunan pabrik yang dilakukan PT KIS Toyota Tsusho Biomethane Indonesia (KTBI) dan PT AMR, bagian dari SIPEF Group, Senin (5/10/2026) itu, merupakan hasil kolaborasi KIS Group dan SIPEF Group.

KTBI merupakan perusahaan patungan (joint venture) yang berdiri pada September 2026 oleh PT KIS Biofuels Indonesia (KBI), bagian dari KIS Group, bersama PT Toyota Tsusho Indonesia (TTI), bagian dari Toyota Tsusho Group.

Founder dan CEO KIS Group – Sustainability, KR Raghunath menyatakan, bahwa limbah cair pabrik kelapa sawit (POME) yang selama ini menjadi bagian dari persoalan lingkungan kini mulai dimanfaatkan menjadi sumber energi terbarukan bernilai ekonomi tinggi.

Melalui proyek ini, sambung dia, gas metana yang dihasilkan dari limbah cair pabrik kelapa sawit akan ditangkap dan diolah menjadi BioCNG, yakni gas biomethane terbarukan yang dapat digunakan sebagai alternatif gas alam konvensional.

"Nantinya, BioCNG yang dihasilkan akan disalurkan menuju titik injeksi gas PGN di Pagar dewa. Lalu, gas itu dipasok kepada pelanggan di Pulau Jawa melalui jaringan pipa yang telah tersedia," ujar dia.

Pabrik BioCNG ini, kata Raghunath, dikembangkan lewat skema Build-Own-Operate-Transfer (BOOT) dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2027.  Pabrik BioCNG ini ditarget mampu memasok sekitar 150.000 MMBTU BioCNG per tahun untuk pelanggan di Indonesia. 

"Energi terbarukan itu direncanakan mengganti sebagian penggunaan gas alam konvensional dalam kegiatan operasional Toyota Motor di Pulau Jawa. Proyek ini juga diproyeksikan memberi dampak signifikan bagi pengurangan emisi gas rumah kaca," kata dia.

"Penangkapan metana dari limbah sawit dan penggantian gas alam konvensional dengan BioCNG, diperkirakan mampu mengurangi emisi sekitar 80.000 ton CO₂ ekuivalen setiap tahun," imbuh dia.

Sementara, Presiden Komisaris KTBI sekaligus Presiden Direktur Toyota Tsusho Indonesia, Toru Murakami melanjutkan, proyek ini merupakan langkah membangun ekosistem gas alam terbarukan.

Director of Operations SIPEF, Jonathan Fun meneruskan, pemanfaatan gas metana dari limbah cair kelapa sawit menjadi BioCNG, memungkinkan sumber daya yang sebelumnya hanya ditangkap dan dilakukan flaring untuk dimanfaatkan lebih optimal.

"Gas itu sekarang bisa diolah menjadi bahan bakar terbarukan dan dimanfaatkan pelanggan untuk membantu menekan emisi dari kegiatan operasional mereka," tutur dia.

Bupati Muratara, ,Devi Suhartoni menilai, pemanfaatan limbah menjadi energi merupakan sebuah terobosan. Apalagi bisa mengubah sesuatu yang selama ini dianggap sebagai persoalan lingkungan, justru menjadi sumber energi sekaligus memiliki nilai ekonomi.

“Sampah tidak lagi hanya dipandang sebagai masalah, tetapi bisa diolah menjadi energi yang bermanfaat dan memiliki nilai tinggi,” jelas dia.

Inovasi ini, ungkap Devi, perlu terus didorong dan dikenalkan kepada masyarakat secara luas. Selain membantu mengurangi persoalan lingkungan, pemanfaatan limbah menjadi energi juga dinilai berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi daerah.

“Semoga inovasi energi berbasis sampah ini bisa menjadi contoh, sekaligus katalisator bagi lahirnya berbagai terobosan baru pengelolaan lingkungan dan pengembangan energi terbarukan di daerah,” tandas dia.

Editor : Sidratul Muntaha

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network