Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sosok Pembuat Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras sudah Diketahui Polda Metro Jaya
Advertisement . Scroll to see content

Pastikan Indonesia Aman, Polda Metro Jaya Sebut Apel Kebangsaan Bukan Respons Isu Kericuhan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:02 WIB
  • author Jonathan Simanjuntak
Pastikan Indonesia Aman, Polda Metro Jaya Sebut Apel Kebangsaan Bukan Respons Isu Kericuhan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat memberi keterangan kepada awak media, di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026). (iNewsPalembang.id/Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNewsPalembang.id Apel kebangsaan yang digelar Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya, Sabtu (8/8/2026), disebut bukan merespons isu potensi kericuhan di Jakarta pada Agustus 2026.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, bahwa informasi soal aksi penyampaian pendapat di muka umum merupakan hal yang rutin diterima kepolisian setiap hari. Karena itu, pelaksanaan apel kebangsaan bertajuk 'Jaga Jakarta untuk Indonesia' ini bukan bentuk penebalan pengamanan akibat adanya ancaman kerusuhan.

"Setiap hari Polda Metro Jaya mendapat informasi, mendapat pemberitahuan terkait tentang beberapa aksi penyampaian pendapat di muka publik. Begitu juga dengan beberapa kegiatan masyarakat. Jadi kegiatan ini kegiatan yang setiap hari ada, termasuk di hari ini. Jadi bukan terkait tentang penebalan," ujar dia, di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).

Situasi Jakarta, kata Budi, hingga saat ini dipastikan tetap aman, damai, dan terkendali. Kondisi tersebut dapat dilihat dari aktivitas masyarakat yang tetap berjalan normal di berbagai sektor.

"Kegiatan dunia pendidikan berjalan, jalan-jalan, titik-titik simpul arteri juga terjadi kepadatan dan peningkatan arus lalu lintas. Artinya di situ kita bisa menyimpulkan bahwa Indonesia aman," kata dia.

Kemudian, ungkap Budi, aktivitas masyarakat yang tetap berlangsung menunjukkan tidak ada gangguan berarti terhadap kondisi keamanan di Jakarta. Meski begitu, pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh isu yang dapat memicu keresahan.

Apel kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia ini, sambung dia, melibatkan berbagai elemen masyarakat. Juga, bentuk sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga persatuan.

"Tanpa masyarakat, tanpa komunitas, TNI dan Polri tidak bisa bekerja secara parsial. Ini wujud kebersamaan dalam menjaga persatuan. Termasuk tadi disampaikan isu-isu, ini menyatakan bahwa komitmen moral TNI dan Polri solid, didukung dari pemerintah Provinsi DKI beserta seluruh elemen masyarakat," tandas dia.

 

 

 

 

 

 

Editor: Sidratul Muntaha

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut