Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pesan Bahlil untuk Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Terpilih, bila Tak Ingin Ditinggalkan Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Bertemu Sekjen, Prof. Anna Mariana Klarifikasi Fitnah Kader Golkar Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 17:01 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Bertemu Sekjen, Prof. Anna Mariana Klarifikasi Fitnah Kader Golkar Sumsel
Anggota Dewan Etik Partai Golkar, Prof. Dr. Hj. Anna Mariana, S.H., M.H. Foto: Ist

JAKARTA,iNewsPalembang.id — Kader sekaligus anggota Dewan Etik Partai Golkar, Prof. Dr. Hj. Anna Mariana, S.H., M.H., menemui Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Sarmuji, di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat. Pertemuan tersebut dilakukan untuk mengklarifikasi berbagai tuduhan, fitnah, dan dugaan pencemaran nama baik yang ditujukan kepadanya oleh dua kader Golkar asal Sumatera Selatan, yakni AM dan MA.

Dalam keterangannya, Anna menegaskan bahwa persoalan ini murni masalah personal dan sama sekali tidak berkaitan dengan Ketua Umum maupun Ketua Dewan Etik Partai Golkar. Kedua kader tersebut disinyalir telah menyebarkan informasi tidak benar yang berpotensi merusak nama baiknya serta mencoreng citra partai melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan sejumlah media daring.

Anna juga menyesalkan adanya rencana aksi demonstrasi yang melibatkan unsur mahasiswa di luar kader partai, yang dinilainya tidak relevan dan justru merusak marwah Partai Golkar.

Terkait substansi persoalan, Anna menjelaskan mengenai isu transaksi yang dipersoalkan oleh Ahlan Wilmana dan Muhammad Akbar. Masalah tersebut bermula dari inisiatif kedua kader yang menyewa jasa konsultan untuk mengajukan laporan dugaan pelanggaran etik ke Dewan Etik Partai Golkar.

Transaksi finansial yang dipermasalahkan sejatinya merupakan urusan pribadi antarpihak yang melibatkan seorang perantara bernama Ari Panda. 

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut