Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Imbas Karhutla di Sumatera dan Kalimantan, Polri Tetapkan 72 Tersangka, Modusnya Seperti Ini
Advertisement . Scroll to see content

Terkait Pernyataan Soal Kucing, Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dipolisikan Garda Prabowo

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:31 WIB
  • author Puteranegara Batubara
Terkait Pernyataan Soal Kucing, Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dipolisikan Garda Prabowo
Ketua LBH/KBH Garda Prabowo, Daeng Lukman, usai melaporkan eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ke Bareskrim Polri. (iNewsPalembang.id/foto: Puteranegara Batubara)

JAKARTA, iNewsPalembang.id - Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto dilaporkan organisasi Gabungan Rakyat Dukung dan Bela Prabowo (Garda Prabowo) ke Bareskrim Polri. 

Menurut Ketua LBH/KBH Garda Prabowo, Daeng Lukman, bahwa aduan masyarakat (dumas) tersebut berkaitan dengan pernyataan Tiyo Ardianto soal kucing gemuk. 

"Hari ini kita ke Gedung Bareskrim Mabes Polri untuk melakukan dumas terkait dengan, kebetulan kami dari Garda Prabowo. Garda Prabowo itu adalah singkatan dari Gerakan rakyat dukung dan bela Pak Prabowo. Kami sudah 16 tahun di Indonesia untuk mengawal beliau," ujar dia kepada awak media, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026). 

"Banyak sekali masyarakat Indonesia yang mencintai beliau, bahwa kenapa sih dibiarkan ada orang yang menghina orang tua kami? Dalam hal ini, kebetulan Ketua Dewan Pembina kami kan Pak Prabowo. Lalu beliau juga, disamping Ketua Dewan Pembina, beliau juga kan sebagai seorang presiden," imbuh dia. 

Daeng Lukman mengungkapkan, Garda Prabowo tetap menghormati kebebasan berpendapat dari seluruh masyarakat Indonesia. Namun, kritik bukan berarti melakukan penghinaan. 

"Namun, penghinaan terhadap, penghinaan, perendahan martabat, dan serangan personal terhadap presiden tidak dapat dibenarkan," ungkap dia. 

"Ini kaitannya dengan dumas kami tadi. Dumas kami terkait dengan si saudara Tiyo Ardiantono, eks Ketua BEM UGM yang menghina presiden dengan sebutan kata-kata kurang, ya, saya pikir teman-teman tahu semua," tandas dia.

Editor: Sidratul Muntaha

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut