Satu Pelaku Pengeroyokan Sopir hingga Tewas di SPBU Palembang Berhasil Dibekuk Aparat
PALEMBANG, iNewsPalembang.id - Satu dari tujuh terduga pelaku pengeroyok sopir truk, Yepran Firmansyah (38) hingga tewas di SPBU di Jalan Noerdin Panji, Kecamatan Sukarami, Palembang, Selasa (2/6/2026) kemarin, berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Sukarami dan Satreskrim Polrestabes Palembang.
Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana melalui Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andriyan, penangkapan salah satu pelaku ini setelah ada informasi lagi berada di tempat persembunyiannya.
"Sudah terungkap, pelaku dan barang bukti (BB) lengkap, tidak sampai 24 jam. Pelaku diamankan satu orang, pelaku utama," ujar dia singkat saat dihubungi awak media.
Seperti diketahui, sopir truk bernopol BG 9479 CE, Yepran Firmansyah, yang tercatat warga Komplek BSA, Jalan Tanjung Api - Api, Kelurahan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, mengalami luka tusuk di sekujur tubuhnya hingga tewas.
Insiden itu bermula pada pukul 21.15 WIB, saat korban sedang mengantre BBM jenis solar, dan tiba-tiba mobil pelaku menyerobot antrean. Korban lalu menegur pelaku dan ketika itu pelaku tidak terima ditegur korban, hingga antara pelaku dan korban sempat berkelahi di pintu keluar SPBU kemudian dilerai sesama sopir.
Kemudian, pelaku pergi meninggalkan lokasi kejadian dan selang 30 menit pelaku kembali membawa rombongan sekitar 7 orang dengan mengendarai sepeda motor. Saat tiba di SPBU langsung menyerang dan mengeroyok secara membabi buta dengan menggunakan senjata tajam.
Meski terluka parah, korban masih bisa melarikan diri dengan membawa truk, namin masih dikejar para pelaku. Setelah mobil korban berputar dan berada di seberang SPBU, dengan kondisi korban yang terluka parah, mobil yang dikendarainya menabrak dan berhenti sendiri karena tak sadarkan diri.
Walau sudah tak berdaya, para pelaku tetap masih menyerang sampai korban tidak sadarkan diri di TKP, lalu korban ditinggalkan. Warga yang melihat korban bersimbah darah langsung membawa ke RS. Myria bersama saksi dan sesama sopir lainnya.
Saat tiba di rumah sakit myria Korban dinyatakan dokter meninggal dunia akibat mengalami luka tusukan pada bagian dada, rusuk, punggung, dan lengan sebelah kanan.
Sementara, mendapat laporan ada kejadian tersebut, Piket Polsek Sukarami, piket fungsi Reskrim, SPKT dan Inafis Polrestabes Palembang langsung menuju TKP, guna melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi - saksi dilokasi kejadian.
Editor : Sidratul Muntaha