Ini Penampakan Wajah Pria Asal Muratara, Berulang Kali Rudapaksa Anak Kandungnya hingga Melahirkan
MURATARA, iNewsPalembang.id - Polisi menangkap pria berinisial BH (41), pelaku yang merudapaksa anak perempuan kandungnya, WA (20), hingga melahirkan, Kamis (23/4/2026).
Kapolsek Karang Dapo, Iptu Khoirul Hambali menceritakan, bahwa aksi yang tak terpuji yang dilakukan seorang ayah terhadap anak perempuannya itu sudah dilakukan sejak bulan Juli 2025. Semuanya berawal ketika korban ketahuan oleh pelaku bahwa pernah berhubungan intim dengan pacarnya sehingga pelaku pun marah.
"Karena pelaku tahu korban sudah pernah berhubungan dengan pacarnya, akhirnya dia marah dan meminta jatah juga dengan anaknya sendiri," ujar dia, Kamis (23/4/2026).
Khoirul mengatakan, setiap kali pelaku marah kepada anaknya terkait hal tersebut, dia langsung minta jatah lagi kepada anaknya.
"Sebenarnya ini bisa dikatakan pemaksaan (pemerkosaan) karena korban ini diancam oleh pelaku akan di adukan kepada ibunya bila tidak menurut sehingga dia pun menjadi takut dan pasrah," kata dia.
Karena aksi rudapaksa yang dilakukan pelaku ini terjadi berulang kali terjadi, akhirnya korban pun hamil dan melahirkan di RSUD Rupit pada Selasa (21/4/2026).
"Pada Rabu (22/4/2026), korban tiba-tiba pulang ke rumah sambil membawa bayi dan tidak mau bilang itu bayi siapa, sehingga warga curiga dan melaporkan hal tersebut kepada kami. Akhirnya sekitar pukul 17.00 WIB itu kami mendatangi RSUD Rupit untuk melakukan penyelidikan," ungkap dia.
Dari hasil penyelidikan itulah, jelas Khoirul, korban melahirkan di rumah sakit tersebut menggunakan nama ibunya atau istri pelaku.
"Pelaku ini membawa foto kartu keluarga di ponselnya untuk pendataan di rumah sakit dan menggunakan nama istrinya. Jadi surat keterangan lahiran itu keluar dari rumah sakit atas nama istrinya. Bahkan sampai anak itu lahir pun istrinya tidak tahu sama sekali," jelas dia.
Setelah mengetahui informasi tersebut, pihak kepolisian pun bergegas menuju Desa Aringin untuk mengamankan pelaku.
"Ternyata saat itu rumah pelaku sudah ramai dikepung warga. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, akhirnya kami pun mengamankan pelaku, dan korban ke Polsek Karang Dapo," terang dia.
Saat ini, tambah Khoirul, pelaku sudah diserahkan ke Unit PPA Polres Muratara untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.
Editor : Sidratul Muntaha