Bursah Zarnubi Kasih Paham Kader PGK Sumsel Soal Membangun Persatuan Umat dan Bangsa
PALEMBANG, iNewspalembang.id - Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) ingin menumbuh kembangkan perasaan kepedulian dan simpati, di samping kemampuan intelektual.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPP PGK, Bursah Zarnubi, pada momen buka puasa bersama Ramadan 2026 dan memberi santunan anak yatim yang diinisiasi DPW PGK Sumsel, di Hotel Harper, Palembang, Kamis (12/03/2026).
Bursah melanjutkan, bahwa tujuan utama ibadah puasa adalah membentuk ketakwaan, sekaligus menumbuhkan empati terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Iman yang kuat harus melahirkan simpati kepada orang-orang yang didzolimi, kepada fakir miskin. Mereka harus kita bantu. PGK ingin menumbuhkan dan mengembangkan perasaan kepedulian seperti itu, di samping kemampuan intelektual, karena PGK ini berasal dari kalangan mahasiswa,” ujar dia.
Bupati Lahat itu mengatakan, PKG yang sudah berkembang hingga ke seluruh indonesia ini, menjadi pertemuan semua aliran, mazhab perguruan tinggi di tanah air.
"PGK ini menghimpun orang-orang yang sama pandangannya untuk memperkuat menjaga marwah bangsa dan beragama, yang khasiat dan kehebatannya mengikat. Dalam arti kebersamaan, kesetaraan untuk kebenaran, serta memperkuat intelektual, penjaringan, melatih jati diri, diskusi, dan sebagainya," kata dia.
Bursa yang tercatat aktivis senior ini mengungkapkan, bahwa silaturahmi merupakan fondasi penting dalam membangun persatuan umat dan bangsa. Dia pun mengutip pesan Sayidina Ali, bahwa persatuan hanya dapat terbangun melalui silaturahmi.
“Untuk melakukan persatuan harus melalui silaturahmi. Silaturahmi adalah basis dari persatuan umat, sambil kita terus membangun ketakwaan,” ungkap dia.
Lebih jauh Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ini menjelaskan, tentang pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika global, termasuk dampak konflik geopolitik di Timur Tengah.
“Apapun dampak dari perang di Timur Tengah, kita harus tetap menjaga persatuan agar bangsa ini tetap kokoh sehingga pembangunan bisa terus berkelanjutan,” jelas dia.
Tak lupa, Bursah menyatakan, dukungannya terhadap cita-cita Presiden Prabowo Subianto dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran melalui pembangunan desa.
"Pak Prabowo punya cita-cita tidak ada lagi kemiskinan dan pengangguran dengan membangun desa. Di Lahat kita juga membangun desa, karena itu kita mendukung kebijakan yang mengakar kepada rakyat serta membangkitkan hak-hak orang miskin sampai mereka mendapatkannya kembali,” terang dia.
Sementara, Ketua DPW PGK Sumsel, Firdaus Hasbullah, SH, MH menuturkan, momen ini bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga bentuk komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Keimanan hadir ketika kita melihat masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Ramadan adalah bulan berbagi. Bukan sekadar sedekah, tetapi bagaimana kita menjaga jaringan kepedulian,” tutur dia.
Aktivis yang juga Wakil Ketua DPRD PALI itu memaparkan, kegiatan ini pun menjadi momentum memperkuat ukhuwah diantara kader PGK di Sumatera Selatan.
Karena, sambung dia, PGK merupakan wadah berhimpun bagi mahasiswa, aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta berbagai elemen pemuda untuk berdiskusi dan melahirkan gagasan bagi pembangunan bangsa.
“PGK ini rumah bersama untuk berkumpul, berdiskusi, berdialog dan memberikan solusi serta masukan kepada pemerintah. Kita ingin melahirkan konsep-konsep yang berkualitas dan mencetak pemimpin masa depan,” papar dia.
Terkait kepengurusan PGK di tingkat kabupaten/kota di Sumsel, tambah Firdaus, saat ini sudah terbentuk di 10 kabupaten/kota yang telah dilantik dan dikukuhkan.
"Mudah-mudahan pada akhir 2026 PGK sudah ada di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Makanya, kami terus mengajak seluruh kader PGK untuk terus memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara," tandas dia.
Editor : Sidratul Muntaha