Dipagari Personel TNI, Massa Aksi Tak Mampu Tembus Masuk Mako Brimob Kwitang

JAKARTA, iNewspalembang.id – Massa kembali memadati jalan di sekitar dan depan Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8/2025) siang.
Hanya saja, kawanan massa tersebut tak bisa mendekati Mako Brimob, lantaran dihadang oleh pengawalan para personel TNI. Massa minta diizinkan untuk terus mendekati Mako Brimob. Hal tersebut dengan mereka melantangkan yel-yel.
Karena, tak mampu menembus masuk, maka massa hanya menyampaikan kritikan di hadapan para TNI.
Seperti diketahui, bahwa aksi unjuk rasa terjadi merupakan respon imbas meninggalnya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan. Affan meninggal pascadilindas oleh 7 anggota Brimob.
Tujuh anggota Brimob itu pun diperiksa oleh Divpropam Polri atas kejadian tersebut. Ketujuh orang itu pun dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran kode etik.
Editor : Sidratul Muntaha