Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tugas Konstitusional Bank Sentral Disebut Tetap Berjalan Normal Usai Gubernur BI Undur Diri
Advertisement . Scroll to see content

Ini Respons Bank Indonesia Terkait Fenomena Kurs Rupiah di Laman Google Diangka Rp8.170,65 per USD

Sabtu, 01 Februari 2025 | 19:05 WIB
  • author Anggie Ariesta
Ini Respons Bank Indonesia Terkait Fenomena Kurs Rupiah di Laman Google Diangka Rp8.170,65 per USD
Munculnya kurs rupiah di tampilan laman Google diangka Rp8.170,65 per dolar AS, pada Sabtu (1/2/2025) pukul 17.45 WIB, membuat heboh publik di Tanah Air. (iNEWSpalembang.id/tangkap layar)

JAKARTA, iNews.id – Publik Tanah Air lagi dihebohkan dengan munculnya angka nilai tukar (kurs) rupiah di tampilan laman Google, kurs rupiah diangka Rp8.170,65 per dolar AS, pada Sabtu (1/2/2025) pukul 17.45 WIB.

Padahal, sebelumnya dari data Bloomberg nilai kurs rupiah tercatat ada dikisaran Rp16.304. terhadap munculnya fenomena itu, Bank Indonesia (BI) menyebut bahwa tampilan nilai tukar rupiah menjadi Rp8.170 per dolar AS adalah kesalahan pihak Google. 

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, saat ini pihaknya sedang mengonfirmasi langsung ke Google terkait level mata uang garuda ini yang tiba-tiba dibawah Rp16.000 per dolar AS. 

“Kami sedang kontak pihak Googlenya, karena di Bloomberg angkanya masih wajar,” ujar dia< saat dihubungi iNews.id, Sabtu (1/2/2025). 

Pada spot pekan ini, nilai rupiah ditutup melemah 0,82% pada level Rp16.305 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.172 per dolar AS di awal pekan. Rupiah juga ditutup melemah 0,30 persen dalam sehari pada perdagangan Jumat.

Sementara, rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) dalam sepekan ditutup turun 0,69 persen pada level Rp16.312 per dolar AS.

Namun berbeda dengan rupiah, Indeks Dolar AS (DXY) justru menguat sebesar 0,29 persen pada hari Jumat di posisi 108,50 yang menekan maka mata uang lainnya terhadap dolar AS.

 

Editor: Sidratul Muntaha

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut