Sindir Soal Kesombongan hingga Hedonis Sebagian Anggota Polri, Mahfud MD: Itu Termasuk Moralitas!

riana rizkia
.
Rabu, 21 September 2022 | 11:25 WIB
Mahfud MD: Foto Okezone

JAKARTA, iNewspalembang.id - Buntut dari kasus pembunuhan berencana Brigadir J, yang didalangi mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, pola atau kultur di Polri diminta untuk diubah.

Permintaan itu diutarakan, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, yang disebutnya perubahan itu tak lain dari reformasi kultural.

"Memang harus diperbaiki (kulturnya), misalnya kedisiplinan yang membabi-buta, itu kan tidak boleh menjadi kultur begitu," kata Mahfud dikutip dari Youtube Polri TV Radio, Rabu (21/9/2022).

Kemudian, Mahfud menyinggung tentang moralitas anggota Polri yang juga perlu diubah. Terutama terkait hedonisme, hingga kesombongan yang ditunjukkan sebagian anggota Korps Bhayangkara.

"Hal yang paling penting adalah moralitas, sikap tamak, hedonis, sewenang-wenang, kesombongan, itu kan termasuk dalam lingkup moralitas kita, bagaimana menjadi polisi yang humble," ungkap dia.

Mahfud menjelaskan, semua akan menjadi percuma bila Polri memiliki aturan yang bagus, namun tidak sejalan dengan kultur dan kebiasaan anggotanya.

"Hanya ada di masalah kultur ya, yang kemudian mempengaruhi kinerja-kinerja struktur yang sudah bagus ini," jelas dia .

Tak lupa, Mahfud membandingkan sosok Jenderal Hoegeng yang dikenal sebagai polisi jujur dan berani di Indonesia. Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid kalau itu, juga pernah memuji kejujuran Hoegeng dengan mengatakan bahwa hanya ada 3 polisi jujur di negara ini: polisi tidur, patung polisi dan Hoegeng.

"Mari kita membuat diri kita masing-masing periode kita ini mau berbuat ap,a agar Polri itu bermanfaat kehadirannya bagi bangsa dan negara," tandas dia.

Artikel ini telah tayang di www.inews.id dengan judul " Mahfud Minta Polri Ubah Kultur, Soroti Sikap Sombong dan Hedonis Polisi ",

 Klik untuk baca: https://www.inews.id/news/nasional/mahfud-minta-polri-ubah-kultur-soroti-sikap-sombong-dan-hedonis-polisi.
 

Editor : Sidratul Muntaha
Bagikan Artikel Ini