get app
inews
Aa Text
Read Next : Terbukti Markup Harga, Mitra MBG Hanya Disanksi Suspend Satu Minggu oleh BGN

Begini Penjelasan BGN Terkait Bayar Jasa EO hingga Tembus Rp113 Miliar

Minggu, 12 April 2026 | 18:56 WIB
header img
Kepala BGN, Dadan Hindayana (iNEWSpalembang.id/Foto: iNews.id/Raka)

JAKARTA, iNewspalembang.id - Publik mulai menyoroti anggaran besar yang dikeluarkan Badan Gizi Nasional (BGN) jasa event organizer (EO) sebesar Rp113 miliar.

Terkait hal tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana memberikan penjelasan panjang lebar, mengapa pihaknya membutuhkan jasa dari EO. Penggunaan jasa EO disebut suatu kebutuhan bagi BGN yang masih dalam tahap awal pembentukan.

BGN, sambung Dadan, masih berada dalam fase pembangunan sistem, struktur organisasi serta tata kelola operasional sebagai lembaga baru yang dibentuk untuk menjalankan program strategis nasional. Dalam kondisi tersebut, sumber daya internal belum sepenuhnya siap.

"Sebagai lembaga baru yang dibentuk untuk menjalankan program strategis nasional tentu berada dalam fase awal pembangunan sistem, struktur organisasi, serta tata kelola operasional. Dalam tahap ini, BGN belum memiliki sumber daya internal yang sepenuhnya siap untuk menangani seluruh kebutuhan kegiatan berskala besar secara mandiri," ujar dia, Minggu (12/4/2026).

Mengapa harus EO, kata Dadan, katena 
EO punya keahlian khusus dalam manajemen acara, mulai dari perencanaan, koordinasi vendor, hingga mitigasi risiko operasional. Hal ini dinilai penting agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal tanpa terkendala keterbatasan internal.

"Hal-hal ini membutuhkan pengalaman dan tim yang solid yang secara realistis belum sepenuhnya dimiliki oleh BGN di fase awal pembentukannya," kata dia.

Tak hanya itu, ungkap Dadan,  penggunaan EO juga dinilai mendukung tata kelola administrasi dan keuangan yang lebih tertib. Dengan melibatkan pihak ketiga, proses pengadaan, pembayaran, hingga pelaporan kegiatan dapat dilakukan secara terpusat dan sistematis.

"Ini justru memudahkan proses audit, pengawasan, dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara, karena seluruh komponen kegiatan terdokumentasi secara sistematis," ungkap dia.

Kegiatan yang ditangani EO, jelas Dadan, bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga bagian dari strategi komunikasi publik terkait isu gizi nasional. Termasuk di dalamnya kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi penjamah makanan guna meningkatkan standar keamanan pangan.

"Kualitas penyelenggaraan menjadi krusial. EO berperan memastikan pesan yang ingin disampaikan pemerintah dapat dikemas secara efektif, menarik, dan berdampak luas, sehingga tujuan program dapat tercapai secara optimal serta pengelolaan SDM yang terlatih di bidangnya," jelas dia.

Dadan melanjutkan, dari sisi efisiensi, penggunaan EO lebih rasional dibandingkan membangun tim internal dalam waktu singkat. Karena, pembentukan kapasitas internal membutuhkan waktu, biaya pelatihan, serta proses rekrutmen yang tidak instan.

"Sementara kebutuhan pelaksanaan program harus segera berjalan. EO hadir sebagai solusi bridging (jembatan) agar program tetap dapat dieksekusi tanpa mengorbankan kualitas dan waktu," terang dia.

Dadan menguraikan, dalam praktiknya EO berperan sebagai mitra strategis yang memberi masukan terkait perencanaan kegiatan, strategi komunikasi, pengelolaan audiens, hingga optimalisasi anggaran agar memberikan dampak maksimal.

Kendati begitu, BGN tetap berkomitmen menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan anggaran. Seluruh pengeluaran, termasuk penggunaan jasa EO, dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan terbuka untuk diawasi oleh lembaga pengawas.

"Setiap pengeluaran, termasuk penggunaan jasa EO, dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta terbuka untuk diawasi oleh lembaga pengawas internal maupun eksternal," tandas dia.

Editor : Sidratul Muntaha

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut