get app
inews
Aa Text
Read Next : Launching Proyek Pelabuhan Palembang Baru Banyuasin, Buah Perjuangan Panjang para Gubernur Sumsel

Masuki Tahap ke-11, Proyek Pelabuhan Palembang Baru Tanpa APBN-APBD Segera Masuki Fase Konstruksi

Jum'at, 10 April 2026 | 17:28 WIB
header img
Menhub, Dudy Purwagandhi menyerahkan berita acara kepada Gubernur Sumsel, Herman Deru, pada Project Launching Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Banyuasin, di Griya Agung, Kamis (9/4/2026). (iNewspalembang.id/foto: ist)

PALEMBANG, iNewspalembang.idMenteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menyebut, pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, menjadi bagian agenda besar peningkatan efisiensi logistik nasional.

Karena itu, sambung Dudy, Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan simpul penting ekonomi nasional yang membutuhkan sistem logistik kuat dan terintegrasi. 

“Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat merupakan langkah strategis untuk menjawab keterbatasan teknis dan operasional pelabuhan saat ini,” ujar dia, usai Project Launching Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Banyuasin, di Griya Agung, Kamis (9/4/2026).

Pemerintah, kata Dudy, menargetkan seluruh tahapan pembangunan pelabuhan dapat diselesaikan sebelum 2029, agar masyarakat Sumsel segera merasakan manfaatnya. Menhub menekankan, proyek ini telah memasuki milestone ke-11 dari total 15 tahapan, dan diharapkan terus berlanjut hingga selesai serta dapat beroperasi pada 2028 atau paling lambat 2029.

"Proyek ini tidak menggunakan APBN maupun APBD, melainkan melibatkan investasi swasta. Komitmen pelaku usaha diharapkan dapat mempercepat pembangunan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong perekonomian nasional,” kata dia.

Sementara, Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu melanjutkan, proyek ini telah menarik minat konsorsium besar dan berpotensi mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di sekitarnya.

"Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta pada pembangunan Pelabuhan Palembang Baru ini, diharap menjadi motor penggerak baru pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai logistik global," ungkap dia.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), walau tak hadir langsung tetap menyampaikan dukungannya melalui video pernyataan.

AHY menegaskan komitmen mereka untuk terus mendukung dan menyukseskan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat untuk penguatan konektivitas, transportasi logistik, dan pengembangan wilayah yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Pelabuhan Tanjung Carat dinilai bukan sekadar infrastruktur, melainkan pintu masa depan ekonomi Sumsel. Pelabuhan ini akan menjadi pusat ekspor komoditas unggulan seperti karet, sawit, dan batu bara, sekaligus solusi atas keterbatasan Pelabuhan Boom Baru melalui skema KPBU bersama PT Bukaka Teknik Utama.

“Saya mengajak semua untuk menjaga momentum ini, memperkuat sinergi dan kolaborasi, serta mempercepat realisasi agar proyek ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Sumsel,” tandas dia.

Editor : Sidratul Muntaha

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut