get app
inews
Aa Text
Read Next : Akses Jalan Penghubung di Desa Talang Buluh Banyuasin Berlumpur, Warga Minta Perhatian Pemerintah

Pastikan Kesiapan Go Ekspor, Balai Karantina Sumsel dan DKPP Dampingi Perusahaan Peternak Telur

Selasa, 20 Januari 2026 | 17:09 WIB
header img
Kepala Balai Karantina Sumsel, Sri Endah saat meninjau perusahaan peternak telur PT BMI di Desa Mukut, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Senin (19/1/2026). (iNewspalembang.id/ist)

PALEMBANG, iNewspalembang.id – Sejumlah peternak telur mendapat pendampingan Go Ekspor dari Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Selatan (Karantina Sumsel).

Pendampingan terhadap untuk komoditas unggulan telur ayam konsumsi di Sumsel itu dilakukan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Senin (19/1/2026).

Kepala Balai Karantina Sumsel, Sri Endah menyampaikan, pendampingan ini untuk memastikan kesiapan ekspor telur ayam konsumsi dari Sumsel.

“Kita pastikan telur ayam asal Sumsel bisa ekspor dan diterima oleh negara tujuan,” ujar dia.

Endah mengatakan, bahwa Sumsel memiliki komoditas unggulan telur ayam konsumsi yang terdata kurang lebih 100 peternakan ayam petelur. Untuk peternakan terbesar di Sumsel yakni, PT Banyuasin Mukut Inti (BMI), PT Pulau Farm (PF) dan PT Gunawan Farm (GF).

Sri Endah bersama Pejabat Otoritas Veteriner (POV) Sumsel, Jafrizal, meninjau sarana dan prasarana produksi, penerapan biosekuriti, manajemen pemeliharaan ayam petelur, serta higiene dan sanitasi lingkungan PT BMI di Desa Mukut, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin.

“Aspek - aspek tersebut menjadi indikator penting dalam menjaga mutu dan keamanan telur ayam yang dihasilkan,” kata dia.

“Dari kelengkapan dokumen yang telah dimiliki PT BMI, dirasa sudah cukup siap untuk ekspor. PT BMI perlu memenuhi persyaratan ekspor sesuai dengan negara tujuan,” imbuh dia.

Sementara, Jafrizal menjelaskan, pada kunjungan tersebut juga dilakukan Surveilan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) oleh DKPP Sumsel. Untuk PT BMI, telah menerapkan standar biosecuriti dengan baik, memiliki NKV dan telah mengantongi sertifikat kompartemen bebas Avian Influenza dan bebas salmonela.

“PT BMI telah NKV level 1 dan saat ini sedang masa Surveilance. Tiap unit - unit usaha memiliki kepatuhan tinggi terhadap persyaratan teknis, sehingga produknya sangat baik dan memenuhi semua standar keamanan pangan asal hewan,” tandas dia.

Editor : Sidratul Muntaha

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut