get app
inews
Aa Text
Read Next : Dampak Banjir Jakarta, Lebih dari 1.600 Warga Pilih Mengungsi di Sejumlah Titik

Pascabencana Sumatra, Satgas Sebut Ada 10 Kabupaten yang Masih Butuh Atensi Khusus

Rabu, 04 Februari 2026 | 19:29 WIB
header img
Penampakan dari udara kondisi di satu daerah di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pascabencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu. (foto:ist)

JAKARTA, iNewspalembang.id – Pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar), masih ada 10 kabupaten yang masih membutuhkan atensi khusus.

Menurut Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Amran, bahwa hampir seluruh wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar sudah berstatus normal maupun mendekati normal pascabanjir.

“Hampir secara keseluruhan ya untuk di tiga provinsi ini sebagian besar sudah normal dan mendekati normal. Tinggal ada 10 kabupaten/kota yang perlu atensi khusus,” ujar dia pada konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Amran mengatakan, namun pada sisi lain, kondisi 27 kabupaten/kota telah normal, sedangkan 15 lainnya mendekati normal. Maksudnya, ditentukan berdasarkan sejumlah indikator seperti pelayanan publik, sarana prasarana hingga indikator lain yang dinyatakan hampir seluruhnya telah berjalan.

“Hampir secara keseluruhan ya, untuk di tiga provinsi ini sebagian besar sudah normal dan mendekati normal. Tinggal ada 10 kabupaten/kota yang perlu atensi khusus,” kata dia.

Berikut 10 kabupaten yang masih memerlukan atensi khusus:

Aceh

 1. Kabupaten Bireuen
 2. Kabupaten Aceh Timur
 3. Kabupaten Aceh Tengah
 4. Kabupaten Aceh Utara
 5. Kabupaten Aceh Tamiang
 6. Kabupaten Pidie Jaya

Sumatra Utara

 1. Kabupaten Tapanuli Tengah
 2. Kabupaten Tapanuli Utara

Sumatra Barat

 1. Kabupaten Agam
 2. Kabupaten Padang Pariaman

 

Editor : Sidratul Muntaha

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut