Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Respons Purbaya Soal Tren Sell Indonesia: Kita Tidak sedang Menuju Keadaan Seperti 1998 Lagi
Advertisement . Scroll to see content

Temui Pengusaha Tiongkok, Presiden Jokowi Kembali Ajak Berinvestasi di Indonesia

Jum'at, 28 Juli 2023 | 12:25 WIB
  • author Sidra
Temui Pengusaha Tiongkok, Presiden Jokowi Kembali Ajak Berinvestasi di Indonesia
Presiden Jokowi menggelar pertemuan bisnis bersama Kamar Dagang Indonesia di Tiongkok (INACHAM) dan sejumlah pengusaha Tiongkok di Shangri-La Hotel, Chengdu, RRT, Jumat (28/07/2023). (Foto: BPMI Setpres)

CHENGDU, iNewspalembang.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta para investor tidak ragu untuk menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi ketika berinvestasi di Indonesia.

Hal itu diutarakan Presiden Jokowi saat bertemu dengan Kamar Dagang Indonesia di Tiongkok (INACHAM) dan sejumlah pengusaha Tiongkok di Shangri-La Hotel, Chengdu, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Jumat (28/07/2023).

“Saya berharap kalau ada masalah-masalah di lapangan baik mengenai pembebasan tanah, baik mengenai izin, tolong disampaikan,” ujar Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan itu, Jokowi menekankan komitmen Indonesia untuk menjaga investasi tetap stabil dan berjalan baik. Kemudian, sambung Jokowi, pemerintah Indonesia terbuka untuk menampung segala informasi mengenai permasalahan yang dirasakan oleh para investor untuk dapat diselesaikan.

“Informasi dari bapak-bapak semua akan kami tampung dan kami akan selesaikan. Karena saat ini sejumlah investor dari Tiongkok telah menanamkan investasinya di Indonesia,” ungkap dia.

Jokowi juga menjelaskan, tentang sejumlah prioritas investasi yang lagi dikerjakan Indonesia, mulai dari ekosistem kendaraan listrik, energi baru terbarukan, serta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Beberapa dari sini juga sudah masuk untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang ingin kita bangun ke depan,” jelas dia.

Jokowi melanjutkan, bahwa dalam hal energi baru terbarukan, Indonesia ingin mendorong para investor dari Tiongkok untuk turut serta menanamkan investasinya.

“Ini sebuah kesempatan yang sangat baik untuk ke depan energinya hijau, nanti produknya hijau (ramah lingkungan), jualan produknya bisa berada di posisi premium,” tandas dia.

 

 

Editor: Sidratul Muntaha

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut