MARTAPURA, iNewspalembang.id – Puluhan rumah dan persawahan pada sejumlah desa di Kecamatan Belitang III dan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, Kamis (8/1/2026) terendam air.
Bencana banjir tersebut disebabkan tingginya curah hujan sejak Rabu (7/1/2026) malam hingga Kamis pagi, dan menyebabkan meluapnya Sungai Muara Balak.
Informasi di lapangan, ketinggian air yang merendam pemukiman warga tersebut mencapai 30 hingga 80cm. namun, warga yang telah mengatahui air dari luapan Sungai Balak terus meninggi, berusaha mengevakuasi barang-barang berharga dan hewan ternak ke tempat yang aman.
BPBD OKU Timur menyebut pihaknya sudah turun ke lokasi bersama TNI dan Polri untuk memantau langsung, mengevakuasi dan memastikan keamanan, serta keselamatan warga.
Sementara terpisah, Babinsa Desa Karang Jadi Koramil 403-04/Belitang, Serda Iwan, bersama Bhabinkamtibmas setempat bergerak cepat evakuasi warga yang terseret arus banjir, Kamis (8/1/2026).
Tak hanya memantau kondisi banjir di Desa Karang Jadi, Kecamatan Belitang III, aparat kewilayahan juga mengimbau kewaspadaan kepada masyarakat serta membantu warga yang terdampak banjir akibat meluapnya aliran Sungai Hitam (Kali Item).
Kapenrem 044/Gapo, Mayor Inf Jauhari menyatakan, banjir terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten OKU Timur, khususnya Belitang dan sekitarnya, sejak Rabu malam hingga Kamis pagi.
“Luapan Sungai Hitam menyebabkan genangan air yang cukup tinggi di Desa Karang Jadi dan sekitarnya,” ujar dia.
Jauhari mengungkapkan, akibat kondisi itu akses lalu lintas penghubung Desa Karang Jadi menuju Desa Trikarya terputus, sehingga aktivitas dan mobilitas masyarakat menjadi terganggu.
Terhadap kondisi banjir ini, Kodim 0403/OKU Korem 044/Gapo telah menetapkan status siaga dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi dan aman sambil menunggu kondisi air surut.
Editor : Sidratul Muntaha
Artikel Terkait
