PALEMBANG, iNewspalembang.id – Aksi solidaritas Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel, yang mengerahkan ribuan pengemudi ojek online (ojol) di depan Mapolda Sumsel, Sabtu (30/8/2025), berlangsung kondusif dan tertib.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 09.15 WIB tersebut, dan dikomandoi Ketua ADO Sumsel, Asrul Indrawan dan beberapa paguyuban ojol menyampaikan empat poin tuntutan kepada pihak kepolisian.
“Kami menyatakan duka cita dan simpati atas meninggalnya Affan Kurniawan. Mendesak Polri untuk mengusut tuntas tindakan anarkis oknum Brimob yang menabrak korban,” ujar Asrul saat berorasi.
Kemudian, kata Asrul, pihaknya meminta agar pengungkapan kasus dilakukan secara transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi.
“Kami menuntut pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai aturan dan meminta Kapolri memberikan perhatian serta bantuan kepada keluarga korban,” tegas dia.
Meski ada sekitar seribu pengemudi ojol yang turun ke jalan, namun arus lalu lintas dari arah Jalan Demang Lebar Daun, Kol H Burlian dan Basuki Rahmat, masih normal dan lantar.
Kembali Asrul mengungkapkan, bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus tuntutan agar kasus tersebut diusut secara transparan. Almarhum Affan merupakan driver layanan pesan antar makanan (GoFood) yang selama ini bekerja keras untuk menghidupi keluarganya.
“Kami sangat menyesalkan peristiwa tragis hingga merenggut nyawa rekan kami. Rekan kami itu mencari nafkah untuk keluarganya. Dari pagi hingga siang bekerja, sudah dizalimi aplikator, kini malah dibunuh dengan kejam. Ini tidak bisa dibiarkan,” keluh dia.
Aksi solidaritas berjalan tertib dengan kawalan aparat kepolisian. Para driver ojol menegaskan gerakan mereka murni bentuk solidaritas dan perjuangan moral, tanpa ada muatan provokasi.
“Kami ingin aparat berlaku adil, transparan, dan memberikan kejelasan bagi keluarga korban. Jangan sampai kepercayaan masyarakat semakin runtuh,” tandas dia.
Editor : Sidratul Muntaha
Artikel Terkait