get app
inews
Aa Text
Read Next : Sumsel Bersih dan Himpka Pertanyakan Kesiapan Pemerintah dan Pendidikan Anak di Tengah Karhutla

Hadapi Kemarau dan Karhutla, Gubernur Sumsel Sebut Bukan Waktunya Saling Salahkan dan Mencaci Maki

Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:28 WIB
header img
Gubernur Sumsel, Herman Deru bersama warga saat Salat Istisqa, di Griya Agung, Selasa (25/8/2026). (iNewsPalembang.id/ist)

PALEMBANG, iNewsPalembang.id – Gubernur Sumsel, Herman Deru bersama warga menggelar Salat Istisqa, untuk meminta hujan dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang tahun 2026 di Griya Agung, Selasa (25/8/2026).

Salat Istisqa dilaksanakan bersama masyarakat tersebut sebagai bentuk ikhtiar dan munajat kepada Allah SWT agar Sumsel segera mendapatkan curah hujan.

Herman Deru  menyatakan, Salat Istisqa ini menjadi momentum untuk memohon pertolongan Allah SWT sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau.

“Ini hari di mana kita bersama-sama, setelah menjalankan berbagai upaya ikhtiar, untuk tetap tegar dan tabah menjalani musim kemarau yang bersamaan dengan El Nino,” ujar dia, usai Salat Istisqo.

Kondisi kemarau ini, kata Herman Deru, juga ditandai dengan indeks standar pencemaran udara (ISPU) yang fluktuatif akibat kebakaran hutan, lahan, bahkan taman di sejumlah titik. Tak lupa, Gubernur mengapresiasi kerja keras seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam mencegah, serta menanggulangi karhutla.

“Semua berupaya keras untuk mencegah, menanggulangi, dan pada saatnya merehabilitasi kerusakan yang disebabkan karhutla,” kata dia.

Sepanjang 2026 atau terhitung sejak Januari, ungkap Herman Deru, ada sekitar 1.950 hektare lahan yang terpapar kebakaran. Lalu, dari laporan real-time terakhir, masih terdapat sekitar 199 hektare lahan yang terdampak.

“Semoga hari ini semakin berkurang. Ini adalah upaya kita bersama-sama,” ungkap dia.

"Kita berharap, berbagai ikhtiar yang dilakukan bersama, termasuk Salat Istisqa, bisa menjadi jembatan bagi masyarakat untuk memohon langsung kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan. Bukan hanya untuk memadamkan karhutla, tetapi juga untuk kelangsungan hidup. Karena saudara-saudara kita di beberapa titik masih menghadapi kemarau,” imbuh dia.

Herman Deru mengingatkan, di tengah kondisi ini masyarakat Sumsel agar tidak berhenti bersyukur. Karena, persoalan yang dihadapi Sumsel hendaknya disikapi dengan penuh kesadaran bahwa masih banyak saudara di daerah lain yang menghadapi cobaan lebih besar.

"Kita juga mengajak masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan hubungan baik antarsesama. Karena, kebersamaan dan hubungan sosial yang terjaga merupakan kekuatan penting dalam menghadapi berbagai persoalan," jelas dia.

Terkait menghadapi kondisi kemarau dan karhutla ini, terang Herman Deru, bahwa saat ini bukan waktunya untuk saling menyalahkan, mencaci maki, maupun mencari pihak yang harus dipersalahkan. Sebaliknya, seluruh elemen masyarakat harus memperkuat kegotongroyongan, melakukan berbagai upaya nyata, serta memperbanyak doa.

“Dalam kondisi ini juga dibutuhkan kegotongroyongan, upaya, doa. Bukan saatnya menyalahkan dan caci maki. Karena kita hidup di udara yang sama, di alam yang sama,” terang dia.

Kemudian,  bagi para bupati, wali kota, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sumsel, diminta untuk turut menyelenggarakan salat Istisqa sebagai bagian dari ikhtiar dan doa bersama.

“Saya minta bupati, wali kota, Forkopimda untuk menyelenggarakan salat Istisqa. Terima kasih atas keikhlasan bapak dan ibu sekalian mengikuti salat Istisqa. Mudah-mudahan apa yang kita upayakan dan doakan dapat berjalan sesuai harapan kita,” tegas dia.

Sementara, imam Salat Istisqa, Dr H Abdurahman Ramli, SAg, MPd.I dalam khutbahnya menyampaikan, mengajak masyarakat melakukan introspeksi diri dengan menghentikan sikap iri, dengki, dan sombong. 

Masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Jamaah turut diajak untuk bertaubat kepada Allah SWT agar senantiasa mendapatkan rahmat dan pertolongan-Nya.

“Bertaubatlah kepada Allah agar Allah senantiasa memberikan rahmat,” tandas dia.

Editor : Sidratul Muntaha

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut