get app
inews
Aa Text
Read Next : Gubernur Sumsel Ungkap Alasan Pilih Rakor TPID di Kawasan Persawahan Banyuasin

Respons Herman Deru Soal Klaim Bulog Sumsel Babel terkait Realisasi Pengadaan Komoditas Strategis

Senin, 23 Februari 2026 | 21:27 WIB
header img
Gubernur Sumsel Herman Seru saat menerima Pimwil Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel dan Babel, Mersi Windrayani dan jajaran di Kantor Gubernur Sumsel, Senin (23/2/2026). (iNewspalembang.id/foto: ist)

PALEMBANG, iNewspalembang.id – Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sumsel dan Bangka Belitung (Babel) mengklaim, realisasi pengadaan komoditas strategis sepanjang 2025 menunjukkan hasil positif.

Klaim tersebut disampaikan Pemimpin Wilayah (Pimwil) Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel dan Babel, Mersi Windrayani kepada Gubernur Sumsel, Herman Deru, di Kantor Gubernur Sumsel, Senin (23/2/2026).

Mersi menyatakan, untuk pengadaan setara beras, realisasi mencapai 140.237 ton, melampaui target 131.530 ton. Sedangkan, pengadaan jagung terealisasi 5.793,45 ton dari target 19.850 ton.

“Capaian ini tak terlepas dari dukungan dinas terkait di kabupaten/kota yang memperpanjang masa tanam serta memperkuat koordinasi di lapangan,” ujar dia.

Mersi mengatakan, dari sisi penyaluran sepanjang 2025 Bulog Sumsel dan Babel telah merealisasikan distribusi beras kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 20.189 ton dan akan terus berlanjut.

“Lalu, pada Februari hingga Maret 2026 direncanakan penyaluran bantuan pangan serta bantuan minyak goreng bagi masyarakat,” kata dia.

Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel, ungkap Mersi, membawahi tiga kantor cabang utama di Sumsel yakni, Lahat, OKU, dan Lubuk Linggau, dengan total 44 unit gudang berkapasitas lebih dari 100 ribu ton.

“Luasnya wilayah kerja menjadi tantangan tersendiri dan perhatian kami. Saat ini kami melakukan peninjauan kembali zonasi, termasuk penguatan stok di Muara Enim,” ungkap dia.

Mersi menjelaskan pada tahun 2026, Bulog Sumsel dan Babel menargetkan pengadaan 172.682 ton setara beras (Cadangan Beras Pemerintah/CBP), 75.000 ton jagung, serta 946 ton kedelai. Hingga Januari 2026, realisasi pengadaan jagung telah mencapai sekitar 26 persen dari target awal tahun.

Merespons klaim tersebut, Gubernur Sumsel, Herman Deru menjelaskan, bahwa pihaknya mengapresiasi kinerja Bulog yang dinilai semakin baik, khususnya dalam aspek penyerapan hasil panen dan minimnya keluhan masyarakat.

“Secara umum yang saya dengar dan terima. Saya tidak banyak menerima keluhan. Soal penyerapan, mutu, dan penyaluran beras relatif minim keluhan,” jelas dia.

Hanya saja, Herman Deru mendorong, agar penyaluran beras ASN tidak sekadar menjadi distribusi rutin, melainkan mampu membentuk ekosistem ekonomi baru di kabupaten/kota.

“Penyaluran beras ASN harus menjadi ekosistem baru di daerah. Kita membantu serapan bersama Bulog sehingga dampaknya lebih luas bagi perekonomian lokal,” terang dia.

Kemudian, Herman Deru menyoroti pentingnya penataan zonasi wilayah kerja Bulog, agar selaras dengan pembagian administratif kabupaten/kota guna memudahkan koordinasi.

Karena, kemitraan dengan pemerintah daerah, termasuk melibatkan BUMD, perlu diperkuat untuk mendukung distribusi dan pembinaan.

“Secara kelembagaan Bulog memang independen, tetapi tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada sinergi dengan bupati dan wali kota, terutama dalam distribusi dan penyaluran,” tegas dia.

Tak lupa, Herman Deru mengingatkan, pentingnya kehadiran pimpinan Bulog di lapangan agar kebijakan diambil berdasarkan data dan kondisi riil. Dengan begitu, kebijakan yang diambil objektif dan berbasis data.

Selanjutnya, terkait konsep lumbung desa yang dikembangkan sejak era Presiden Soeharto, sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan nasional. Herman Deru berbagi pengalaman saat menjabat Bupati OKU Timur dengan mengembangkan konsep ‘lumbung tunda jual’ yang serupa dengan sistem resi gudang.

“Seluruh kebijakan di sektor pangan bermuara pada penguatan ketahanan pangan daerah dan pengentasan kemiskinan. Kita bekerja sangat terikat dengan ketahanan pangan. Tujuan akhirnya adalah mengentaskan kemiskinan,” tandas dia.

 

 

Editor : Sidratul Muntaha

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut