Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Reaksi Prabowo saat BNPB Ungkap Karhutla di Kalbar dan Jambi Sengaja Dibakar dan Ditanami Sawit
Advertisement . Scroll to see content

Update Jumlah Korban Jiwa Bencana Banjir dan Longsor Sumatera, Sebanyak 1.006 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 14 Desember 2025 | 18:13 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Update Jumlah Korban Jiwa Bencana Banjir dan Longsor Sumatera, Sebanyak 1.006 Orang Meninggal Dunia
Warga tengah mencari korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Sumbar, beberapa waktu lalu. (iNewspalembang.id/ist)

JAKARTA, iNewspalembang.id – Korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) yang meninggal dunia tembus hingga 1.006 orang.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per hari Minggu 14 Desember pukul 08.00 WIB, tercatat ada 1.006 korban tewas dan 217 orang hilang.

“Meninggal 1.006 jiwa, hilang 217 jiwa, terluka 5.400 jiwa,” tulis keterangan dalam situs tersebut.

BNPB merinci, korban meninggal dunia paling banyak ada di Provinsi Aceh yakni 415 jiwa. Sementara itu, ada 34 orang masih dinyatakan hilang dan 4.300 warga terluka.

Berikutnya, Sumut di urutan kedua korban meninggal dunia paling banyak dengan 349 jiwa. Sementara itu, ada 91 orang masih hilang dan 699 warga terluka. Lalu Sumbar, ada 242 jiwa meninggal dunia, 92 orang masih dinyatakan hilang dan 382 warga terluka akibat bencana tersebut.

Selain korban, BNPB juga mencatat sejumlah fasilitas rusak dalam bencana tersebut. Terdapat 1.200 fasilitas umum rusak, 219 faskes rusak dan 581 fasilitas pendidikan rusak.

Kemudian ada 434 rumah ibadah rusak, 290 gedung atau perkantoran terdampak, dan 145 unit jembatan rusak imbas bencana tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Sidratul Muntaha

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut