Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Buntut Seleksi Panwascam Dinilai Cacat Hukum, Ketua Bawaslu Bangka Diperiksa DKPP
Advertisement . Scroll to see content

Pejabat Kecamatan Sukarami Palembang Diduga Buka Ruang Pleno PPK tanpa Koordinasi

Senin, 26 Februari 2024 | 18:15 WIB
  • author sidra
Pejabat Kecamatan Sukarami Palembang Diduga Buka Ruang Pleno PPK tanpa Koordinasi
Petugas Kepolisian yang berjaga mengunci kembali ruang Pleno PPK Aula Rekapitulasi Kecamatan Sukarami, Palembang, Senin (26/2/2024). (iNewspalembang.id/tangkap layar)

PALEMBANG, iNewspalembang.id – Tanpa sebab dan alasan, tiba-tiba ada pihak kecamatan yang membuka paksa ruang pleno di Aula Rekapitulasi, hingga melakukan pemadaman listrik.

Peristiwa yang terjadi di PPK Sukarami Kota Palembang dan kemudian menjadi viral tersebut, diduga dilakukan oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Sukarami.

Ketegangan semakin meningkat karena apa yang dilakukan sekcam membuka paksa ruang pleno di PPK Sukarami itu tanpa melibatkan Panwascam yang seharusnya ikut mengawasi.

Dugaan pelibatan oknum PNS pejabat kecamatan itu menimbulkan pertanyaan serius terkait netralitas dan profesionalisme dalam mengelola proses demokrasi. Implikasi terhadap hasil pemilu dan kepercayaan masyarakat menjadi sorotan utama.

Anggota Panwascam, Amril, mengecam tindakan tersebut dan menyatakan kekhawatiran terhadap transparansi dan integritas pemilu.

“Kejadian ini menjadi sorotan publik karena merusak proses yang seharusnya diawasi dengan cermat,” ujar dia.

Anggota PPK, Nova mengatakan, selain membuka paksa Aula Rekapitulasi, juga dilakukan pemadaman aliran listrik di ruang penghitungan suara PPK Sukarami.

Pihaknya, sambung dia, kesulitan melanjutkan proses penghitungan suara, dan hal ini menciptakan potensi gangguan terhadap hasil pemilu.

“Kekhawatiran kemungkinan manipulasi hasil ini tentu mengundang pertanyaan serius terkait keamanan dan integritas pemilu di Sukarami,” kata dia.

Menanggapi hal itu, Camat Sukarami, M Padli menjelaskan, insiden tersebut hanyalah hasil dari miskomunikasi, tanpa unsur kesengajaan.

“Itu hanya miskomunikasi saja, bukan ada kesengajaan,” tandas dia.

Editor: Sidratul Muntaha

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut