Dikepung Awan Panas Semeru, Warga Desa Curah Koboan Minta Dievakuasi

MALANG, iNews.id - Letusan Gunung Semeru membuat suasana mencekam masyarakat desa, khususnya warga Desa Curah Koboan Malang di lereng Gunung Semeru meminta pertolongan semua pihak, khususnya tim SAR (search and resque), agar sesegera mungkin mengevakuasi warga Desa Curah Koboan.
Hal ini diungkapkan dua warga di dalam video berdurasi 2.20 menit, yang beredar luas di akun twitter Sabtu (4/12/2021). Tampak seorang warga merekam kondisi awan putih menyelimuti desa mereka.
Sambil nafas terengah warga yang merekam kejadian berbicara. "Subhanallah semoga saudara-saudara kita mohon doanya agar diberi keselamatan," kata dia.
Lalu ia berkomunikasi dengan temannya yang berjalan di depan. "Kuat gak pergi kesana ? ini lahar masih panas, kuat apa gak ?" ia menimpali.
Ia lalu menunggu warga lain dibelakangnya dan mengajak bersama-sama menerobos awan putih panas dari letusan Semeru. "Ayo bareng. Awan yang masih panas, kita mau nekat evakuasi. Hati-hati, teman-teman saudara-saudara se Indinoesia ini panas," ucapnya.
Lalu ia menggambarkan suasana di desanya yang berkabut pekat gelap dan banyak rumah warga yang tekena abu.
Warga lainnya juga berpesan sambil menghadap kamera ponsel. "Tim SAR mohon batuannya, ini keluarga saya tidak bisa keluar di Desa Curah Koboan, masih banyak saudara belum dievakuasi. Ini kami berjuang," katanya sambil berlari kecil.
Video tersebut diunggah akun Twitter Korban Ceklist Satu, video berdurasi 2.20 menit itu, telah ditonton 1.200 kali. Hingga pukul 20.27, hastag #Semeru masih menjadi trending dengan 146.000 tweets, disusul hastag #Malang 24 ribu tweets.
Seperti diketahui Gunung Semeru yang berada di Jawa Timur dengan ketinggian mencapai 3.676 meter dari permukaan laut (MDPL) meletus, Sabtu, (4/12/2021) pukul 15.00 WIB.
Editor : Agustian Pratama