Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Soal Anggaran Darurat Bencana, Purbaya Pastikan Pemerintah Punya Dana Siap Pakai Rp5 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Soal Isu Dana Mengendap, BPK Diminta Gubernur Dedi Mulyadi Lakukan Audit Kas Daerah Jabar

Minggu, 26 Oktober 2025 | 19:20 WIB
  • author iNews
Soal Isu Dana Mengendap, BPK Diminta Gubernur Dedi Mulyadi Lakukan Audit Kas Daerah Jabar
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. (iNewspalembang.id/ist)

JAKARTA, iNewspalembang.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diminta unbtuk melakukan pemeriksaan terhadap alur kas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

Hal tersebut dinyatakan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, bahwa langkah tersebut terkait tudingan adanya dana mengendap di rekening bank milik Pemprov Jabar.

Pihaknya, sambung Dedi, tidak menutupi apa pun dan justru ingin transparan dengan membuka ruang audit kepada lembaga resmi negara.

“Kami datang ke BPK untuk meminta dilakukan pendalaman terhadap alur kas Pemprov Jabar, karena BPK yang memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan. Jadi yang berhak menyatakan ada atau tidaknya dana mengendap adalah BPK,” ujar dia di Jakarta.

Dedi menilai, bahwa tudingan dana mengendap muncul tersebut, karena adanya kesalahpahaman terkait posisi uang daerah yang belum dibelanjakan.

“Mungkin Pak Purbaya beranggapan uang Provinsi Jawa Barat tidak dibelanjakan. Padahal alur penggunaannya ada mekanismenya,” kata dia.

Seperti diketahui, bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudi Sadewa menyebut, bahwa masih banyak pemerintah daerah yang menempatkan dana dalam bentuk deposito di bank.

Purbaya menuturkan praktik tersebut menandakan dana daerah belum terserap optimal untuk masyarakat.

 

Editor: Sidratul Muntaha

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut