Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Temui para Ulama di OKI, Wagub Sumsel Cik Ujang Ungkap Pesan Penting dan Komitmen Jangka Panjang
Advertisement . Scroll to see content

Cik Ujang Klaim Semua Koperasi Merah Putih di Sumsel Berbadan Hukum, Ini Respons Menteri Budi Arie

Jum'at, 22 Agustus 2025 | 19:53 WIB
  • author sidra
Cik Ujang Klaim Semua Koperasi Merah Putih di Sumsel Berbadan Hukum, Ini Respons Menteri Budi Arie
Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi dan Wagub Sumsel, Cik ujang, saat bertemu di Kemenkop di Jakarta, Jumat (22/8/2025). (iNewspalembang.id/ist)

JAKARTA, iNewspalembang.id - Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Cik Ujang, mengklaim, bahwa Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Sumsel yang terbentuk sudah berbadan hukum.

“Dari 3.258 desa dan kelurahan, semuanya sudah punya Koperasi Merah Putih. Ini bukti kami serius menjalankan instruksi presiden,” ujar dia, saat bertemu Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, di Jakarta, Jumat (22/8/2025).

Cik Ujang mengatakan, langkah ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, yang menggariskan percepatan pembentukan koperasi sebagai penggerak ekonomi desa.

Komitmen ini, sambung dia, didukung penuh oleh gubernur, bupati, dan walikota. Meski begitu, ada sejumlah tantangan, seperti perlunya penguatan pemahaman regulasi dan keterpaduan lintas sektor.

“Tentu kami butuh dukungan regulasi, agar koperasi ini bisa masuk dalam rantai pasok, misalnya distribusi pupuk dan sarana produksi,” kata dia.

Sementara, Menteri Koperasi Budi Arie mengungkapkan, bahwa bangga Provinsi Sumsel sudah selangkah lebih maju.

“Ini yang kami harapkan untuk menjadi contoh nasional. Keberhasilan program ini akan menjadi indikator penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis desa. Koperasi yang sehat akan melahirkan desa yang kuat,” ungkap dia.

Koperasi Merah Putih ini, jelas Budi, bukan sekadar program formalitas, melainkan gerakan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena koperasi ini harus hadir sebagai solusi, bukan beban, maka Kemenkop siap memberikan pendampingan dan memfasilitasi akses pembiayaan.

“Kami akan kawal agar koperasi di Sumsel benar-benar produktif,” tandas dia.

Tak hanya itu, diskusi antara Kemenkop dan Pemprov Sumsel juga membahas strategi pengembangan usaha agar koperasi berperan sebagai simpul ekonomi lokal.

Editor: Sidratul Muntaha

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut